Green Marketing : pengertian dan Komponen

Green Marketing : pengertian dan Komponen

Green marketing atau pemasaran hijau merupakan strategi memasarkan produk atau jasa menggunakan pendekatan pro lingkungan dengan memperhatikan aspek ramah lingkungan. Artinya, dalam proses produksi tidak dilakukan sembarangan, sebab melihat  risiko lingkungan. 

Green Marketing

Produk maupun jasa/layanan yang ditawarkan melalui pemasaran hijau harus diproduksi dan dikemas secara ramah lingkungan. Berkaitan dengan hal ini, produksi dan penjualan bukan hanya bermanfaat untuk perusahaan, konsumen tetapi juga lingkungan. Terdapat 3 komponen dalam penerapannya yaitu:

1. Green Production Process

Komponen green production process artinya produk yang dihasilkan harus mengedepankan kaidah-kaidah lingkungan. Mulai dari sumber daya alam atau bahan baku, proses pembuatan, pengolahan limbah produksi dan pengemasan. Penting sekali diperhatikan karena berdampak pada kepercayaan konsumen. 

Green Marketing : pengertian dan Komponen

Proses produksi yang tidak merugikan lingkungan, akan mengurangi kesalahan atau pelanggaran hukum terhadap lingkungan masyarakat. Potensi konflik kerusakan lingkungan karena perusahaan bisnis berkurang. Hal ini sangat dibutuhkan supaya kehidupan dan hubungan produsen dengan masyarakat tidak terganggu. 

2. Green Financial Affairs

Komponen kedua green marketing yaitu green financial affairs berbasis pada hubungan investasi menjadi tolak ukur perlindungan lingkungan. Artinya, pemasaran hijau tidak bisa dilakukan tanpa mempertimbangkan perencanaan keuangan dengan kesepakatannya terhadap perlindungan lingkungan.

Komponen ini bisa dipromosikan melalui harmonisasi insentif keuangan publik, kebijakan pemerintah dan peningkatan pembiayaan berorientasi lingkungan di berbagai bidang. Usaha dan kerja sama pemerintah, perusahaan, produsen dan masyarakat sangat dibutuhkan. 

3. Green Customers

Komponen ketiga yaitu green customers atau konsumen pemasaran hijau. Sebagai konsumen, penting sekali memiliki wawasan untuk peduli pada lingkungan. Semakin berwawasan, diharapkan dapat membeli produk ramah lingkungan agar tidak berpotensi merusak. 

Salah satu contohnya seperti sedotan stainless steel beberapa tahun ini ramai diperbincangkan untuk mengurangi penggunaan plastik. Produk ini bagus sekali dipasarkan guna menjaga kelestarian lingkungan dari limbah plastik. Tidak hanya bagus untuk bisnis, tetapi juga dampak positif bagi lingkungan. 

Sekian artikel Tentang green marketing yang sebaiknya sudah diterapkan oleh perusahaan bisnisman. Pemasaran bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan pemasukan atau keuntungan. Sebagai produsen jangan hanya fokus pada keuntungan perusahaan saja, tetapi juga kebaikan lingkungan.

Leave a Comment

Your email address will not be published.